Tiga Makanan Tradisional Untuk Meningkatkan Jumlah ASI

Tiga Makanan Tradisional Untuk Meningkatkan Jumlah ASI

Tiga Makanan Tradisional Untuk Meningkatkan Jumlah ASI
Tiga Makanan Tradisional Untuk Meningkatkan Jumlah ASI

Tidak masalah jika Anda memiliki payudara besar atau kecil, mereka tetap akan bisa menghasilkan ASI untuk bayi dengan jumlah yang cukup asalkan anda mengetahui cara memperbanyak ASI.

Dua penyebab utama utama masalah pasokan ASI adalah kait yang buruk atau pemberian makan yang dijadwalkan. Kabar baiknya adalah masalah ini bisa dengan mudah diperbaiki. Konsumsilah makanan berikut ini:

-Sayuran berdaun hijau

Sayuran berdaun hijau seperti bayam (paalak), daun fenugreek (methi), sawi atau soba domba (bathua) adalah sumber mineral yang sangat baik seperti zat besi, kalsium dan folat, dan vitamin seperti betakaroten (a bentuk vitamin A) dan riboflavin. Mereka juga dipercayai untuk meningkatkan laktasi.

Wanita menyusui dianjurkan untuk makan satu atau dua porsi sayuran berdaun hijau setiap hari. Anda bisa memasak sayuran ini dengan rempah-rempah atau membuat makanan ringan seperti thepla, sayur poha atau idlis.

-Biji jinten

Serta merangsang suplai susu, biji jinten dikatakan memperbaiki pencernaan dan memberikan kelegaan dari sembelit, keasaman dan kembung. Biji jinten merupakan bagian integral dari banyak masakan India dan merupakan sumber kalsium dan riboflavin (vitamin B).

Anda bisa memanggangnya dan menambahkannya ke makanan ringan, raitas dan chutneys. Anda juga bisa meminumnya sebagai air jinten (jeere ka pani).

-Biji wijen

Biji wijen adalah sumber kalsium non-susu. Kalsium merupakan nutrisi penting bagi ibu menyusui. Hal ini penting untuk perkembangan bayi Anda dan juga kesehatan Anda sendiri. Mungkin ini sebabnya ini adalah ramuan kuno dalam makanan ibu menyusui.

Anda bisa mencoba ke ladoos dan menggunakan biji wijen hitam dalam makanan seperti hidangan pooris, khichri, biryani dan miju-miju. Beberapa juga lebih suka menggunakan biji wijen putih di gajak atau revdi.

Related posts: