Mengenal Jaringan 4G

Mengenal Jaringan 4G

Mengenal Jaringan 4GPenggunaan asli ponsel telah berubah selama 15-20 tahun terakhir. Munculnya berbagai jenis teknologi data rate yang lebih tinggi (seperti GPRS) memulai pergeseran teknologi dari suara ke data untuk perusahaan telekomunikasi. Meningkatnya permintaan untuk bisa menggunakan internet dimanapun, kapanpun, mengarah pada pengembangan teknologi bandwidth yang lebih tinggi

Generasi pertama komunikasi bergerak dimulai dengan Advanced Mobile Phone Systems, yang merupakan sistem analog. Advanced Mobile Phone Systems bisa dianggap sebagai 1G. Dari situlah, kita maju ke GSM dan CDMA-1 (cukup banyak dianggap sebagai 2G) dan kemudian ke UMTS dan EV-DO, yaitu teknologi 3G. Teknologi terbaru yang dianggap sebagai kandidat untuk 4G adalah LTE dan 802.16m (dari IEEE). Dalam kasus 802.16m, kandidat untuk 4G juga dikenal sebagai WirelessMAN Advanced, atau WiMAX2. LTE berkembang melalui versi yang dikenal sebagai rilis. Rilis terbaru yang memenuhi syarat sebagai 4G dilepas 10, sering disebut LTE Advanced.

Kelompok yang menunjuk teknologi sebagai 4G adalah International Telecommunications Union (ITU). ITU mengeluarkan siaran pers pada tanggal 21 Oktober 2010, yang memenuhi syarat LTE-Advanced dan WiMAX2 memenuhi persyaratan 4G. Laporan yang dihasilkan oleh ITU adalah Laporan ITU-R M.2134.” Ini adalah laporan yang cukup singkat, tapi saya akan memilih poin utama, karena ini memberi indikasi tentang apa yang dimaksud dengan 4G.” sebut ITU pada siaran pers.

Poin pertama berhubungan dengan mobilitas. Umumnya mobilitas rendah bisa disamakan seperti orang yang berjalan. Mobilitas yang tinggi biasanya sekitar 100km / jam atau sekitar 60mph; Kecepatan khas saat bepergian dengan kereta atau mobil. Mobilitas juga berarti seseorang harus bisa bergerak di antara base station tanpa kehilangan koneksi, jadi ada komponen handover sampai 4G.

Bagian kedua dari laporan ITU berhubungan dengan output. Tidak ada lagi output secara khusus, seperti pada “Anda akan memiliki output 1GB per detik pada downlink.” Apa yang dimilikinya adalah target efisiensi spektral untuk setiap kecepatan dan kemungkinan output untuk ini.

Laporan tersebut memang memiliki beberapa contoh konkret, yang memberikan tingkat indikatif output. Misalnya, dengan bandwidth 100MHz, pengguna mobilitas rendah harus memiliki data tingkat puncak 1.5GBits per detik di downlink.

Dengan kondisi yang sama, kecepatan uplink puncak harus 675Mbits per detik. Ini secara signifikan lebih tinggi dari tarif 3G saat ini, baik di downlink maupun uplink. Di sinilah Anda dapat dengan pasti menyatakan bahwa sebuah jaringan adalah 4G. Sekarang anda dapat memilih paket internet yang menyediakan jaringan 4G. Ada banyak Internet Provider yang menyediakan paket internet berbasis 4G misalnya paket 3 . Semua paket internet biasanya sudah bersifat fleksibel dan bisa dibeli sesuai kebutuhan anda.

Related posts: